Untuk catatan harianMasih kugenggam getar rumput yang menghindar dari perangkap cuaca. namamu yang mengabur dalam dinding kamar, melepaskan lembar demi lembar kalender--abadabad tua yang berjatuhan. aku mencatatnya dalam kuntum bunga yang mekar dalam vas. usia yang lengkap, terkemas dalam jerit luka, dan mengabur dalam pintu kamar yang menganga. kucatat daundaun gugur, mencecerkan perangkap usia. kucatat permainan cuaca dalam detikdetik jam gugur ke lantai, dan vas yang memekarkan batu-batu.
--Dorothea Rosa Herliany, 1987