katamu tanpa syarat namun desis gunjing masih nyaring dibawa gelombang. berteru tak luluh di daun ranggas dan ranting ranting. memangku cair mengapung pulang naik turun turunan.Sketsa sketsa yang sesaat melarikanku dari keresahan tulisan tulisan kata yang tak kunjung berbunyi.
katamu tanpa syarat namun kutipan agas masih menyerang. lagi debu kembali selip dan jalanjalan kota menghilang. Mereka jadi warna, jadi belai nyala yang menyisir gerai gerai rambut menitip debu waktu yang tak mau hilang ketika dicuci. menggugat berkali untuk dikenang lagi.
katamu tanpa syarat namun hanya seperti wanita. wanita dan berat badannya.