Pecandu Lirik Kadang aku tenggelam dalam gaung maya duniamu yang tak panjang hingga lupa bernafas, dibelai resonan imajinasi yang kosong namun tak hampa.
Dunia kecil juga ternyata saling menjawab saling bertarung saling menangis dan tertawa mengukir peta dari liriklirik yang tersembunyi dalam dada.
Menentang tiap baris keikhlasan ilahi, mengandung hidup dalam hidup dan infinit dalam batas.
Aku hanya bisa menulis diantara ambara gemawan yang benderang dengan usaha yang tak putus-putus menerjemahkan ribuan hantam buih ombak tanpa ampun..
Sampai Kapan?
Dikejauhan berbayang putusnya ari-ari bumi.
Debar demi debar telah pasang barangkali dalam dengkur api seperti aksara purba,
lalu selatan berubah utara dan bintang-bintang diusir pergi seiring setengah cahaya diberikan kembali.
Aku seperti seburai mimpi yang kehilangan dasar dalam sesergap kenang.