DiaDia kembali. Sebenarnya dia tak pernah pergi terlalu jauh. Hanya saja aku yang buta dan mati rasa akan kehadirannya, bersembunyi seperti kura-kura bodoh di balik kamarkamarku yang paling dalam.
Tapi sekarang terlanjur batas, bening jarak merancu lugu antara dia dan aku. Kami lengkap meski tak pernah utuh.
Kekasih, semoga kau berdua penuh dalam aku tiada.