Tenun JalaKau pasti tidak mengerti, sayangku. Bagaimana aku berbicara tentang padang bunga dan gurun pasir, nikmat embun di langitlangit atau candaku pada awan hujan. Ukiran bisik bergeser rajut dalam tenun jala labalaba abu, Akupun percaya akhirnya jarak itu benar-benar terlipat dan kita pulang ke kamar masing-masing.
Kau pasti tidak mengerti, sayangku. Bahasaku menggetah kisah kita hari ini. Dan aku kembali, berbagi malam dengan puisi.