Surat Cinta Buat AbangAbang sayang
aku juga penyair
dari metafor sampai ke rima
dari lirik-prosa sampai ke gurindam
sampai bajuku gurindam deterjen
Abang sayang
aku dibesarkan di budaya tulisan
sekalipun kadang merindukan isyarat asap suku indian
dan isyarat jerit siamang di belantara kalimantan
Jadi abang, aku hafal dengan perilaku surat
serta kaitannya dengan psikologi kasmaran
Cinta buatku lebih baik dipercaya
Tak perlu buang waktu menyelidikinya
dihanyut arungi saja seperti paket wisata arung jeram
cepret cepret! foto dong! pakai kamera digital
Jadi mari kita mendarat saja
buatkan aku seribu candi dalam semalam
kalau candi sudah tak musim, buatkan website saja
bendungkan aku telaga dengan tempurung kelapa
nanti kuberikan kesetiaanku bahkan saat aku diculik rahwana
atau diculik intelejen militer
Kita rajut saja hari hari kedepan
dengan benang sulaman cinta
kita hitung saja hari hari ke depan
sampai kita sama sama ketemu di Barcelona
Cium aku saat pipiku merona
kita makan siang barengan saja di warung padang
sambil advokasi gugatan korupsi banjir pada pamong praja
temani aku makan bungkusan makanan saji cepat
saat aku lembur database website
nanti kubelikan engkau kemeja
di toserba di montreal
tentu saja buatan indonesia, yang bagus deh jahitannya,
karena upah buruhnya tak mencukupi kebutuhan fisik minimum
Abang sayang
Perasaanku dan perasaanmu terus akan berubah ubah
sesuai dengan jejingkrak nilai tukar mata uang
dan tangga nada kenaikan harga
Hari ini asmaramu mungkin warna pastel
tapi bulan depan mungkin birahimu yang menerkam nerkam
sedang bulan berikutnya
bisa saja cinta kita jadi birokratis rutin
dan kadang bisa juga ada saat
ketika kau tak lebih dari alternatif tumpangan pulang kampus
kumenolak cinta bagiku
sehafal aku menolak tawaran asuransi atau multilevel
tak perlu pakai banting pintu
sedang menerimanya
tak pernah membuatku galau atau ayan
manajemen resiko dan konsekuensi sudah otomatis dan reguler
kau bisa datang sebagai serigala, atau sebagai james bond
tapi aku akan tetap sama
hanya seorang madewi saja
standard dan konvensional sebuah dermaga cinta
yang siap disinggahi kapal cari pulang
dermaga yang rutin tapi hidup
Berangkatkan cintamu itu bang
apapun skor akhirnya nanti